WikiLeaks kembali membuat pengumuman mengejutkan. Situs yang berisi data-data rahasia milikiter asing tersebut akan merilis data bocoran yang tujuh kali lebih besar daripada Iraq War Logs. Pengumuman ini akan membuat setiap orang diseluruh dunia bertanya-tanya tentang data yang akan dibocorkan kembali. “.. data yang akan dirilis berikutnya 7x lebih besar dari Iraq War Logs. Hal ini akan menjadi tekanan selama berbulan-bulan,” tulis Wikileaks. Salah satu kemungkinannya adalah WikiLeaks sedang mempersiapkan untuk merilis data yang kemungkinan besar disembunyikan diplomatik AS. Alasan teori ini adalah pengakuan yang diduga dilakukan mantan analis intelijen militer Bradley Manning kepada wartawan dan mantan hacker Adrian Lamo pada awal tahun ini.
Bradley Manning ditangkap kembali pada bulan Mei dan pada bulan Juli ia dituduh berkomunikasi, bertransmisi dan menyampaikan informasi pertahanan nasional ke sumber yang tidak sah. Dirinya diduga membocorkan video serangan Baghdad "Jaminan Pembunuhan" dan dokumen rahasia "Catatan Perang Afghanistan" untuk Wikileaks. Melalui pesan instant dengan Lamo, Manning mengatakan bahwa ia juga memberikan sekitar 260.000 kabel diplomatik dari kedutaan besar AS di seluruh dunia kepada organisasi tersebut. Namun, WikiLeaks terus menyangkal bahwa Manning merupakan sumber dalam kebocoran sebelumnya tentang perang Irak.
Namun, hal tersebut mungkin hanya sebuah metode untuk menghindari usaha pemerintah AS lebih agresif dalam memblokir potensi mereka. Kabel Diplomatik sendiri dapat berisi laporan dan evaluasi tentang pemimpin politik asing. Rilis tersebut bisa menjadi pukulan yang signifikan untuk hubungan diplomatik negara di banyak daerah yang sensitif terhadap data tersebut. “Jika Wikilieaks benar-benar memiliki akses ke kabel ini, kita berada di situasi yang mengerikan. Banyak rekan-rekan saya di luar negeri khawatir tentang kemungkinan data yang berhubungan dengan kabel diplomat,” ujar seorang diplomat kepada harian The Daily Beast. (jimmyfernanda/BeritaNet.com)



Posting Komentar