Beberapa waktu yang lalu John Riccitiello yang merupakan CEO EA mengungkapkan bahwa distribusi game melalui format digital akan menyalip penjualan game melalui kepingan disk. Namun, dirinya juga mengungkapkan bahwa kepingan disk dari distribusi game tidak akan langsung terganti karena disk memiliki kehandalan yang lebih dibandingkan dengan format digital.
Distribusi game secara digital meningkat dengan pesat mengingat munculnya banyak toko permainan online seperti Uap, Xbox Live, PlayStation Network atau Apple App Store dan melalui peluncuran layanan streaming seperti OnLive. Namun, hal tersebut tidak langsung menjadikan sebuah alasan untuk melupakan cakram fisik yang memuat game itu bukanlah alasan untuk benar-benar lupa tentang membuat cakram permainan fisik atau akan berdampak pada penjualan ritel.
Sewaktu berbicara dengan IndustryGamers, John mengungkapkan secara rinci tentang manfaat media fisik atas format digital melalui streaming. “Saya pikir disc benar-benar dapat menjadi titik awal yang bagus untuk bisnis digital, seperti MMO, World of Warcraftdan yang lainnya,” ungkapnya. Dirinya juga menegaskan bahwa perusahaan seperti EA tidak membuat produk melainkan membuat layanan. Tidak menutup kemungkinan bahwa suatu saat layanan tersebut akan didapat melalui streaming atau diunduh melalui situs tertentu.
John Riccietiello pada dasarnya menjelaskan bahwa konsumen belum berada pada titik memahami teknologi di balik permainan mereka. Sehingga bila sesuatu tidak berhasil, mereka akan mengambil bisnis mereka di tempat lain. “Saya pikir pengguna tidak peduli terhadap teknologi yang berada di balik dari permainan milik mereka,” ungkap John. Namun, tetap saja EA terus mencoba untuk masuk ke dalam ranah domain digital bersama perusahaan lain seperti GameStop yang ingin mengembangkan bisnis ritel fisik dengan konten digital. (jimmyfernanda/BeritaNet.com)



Posting Komentar