Sabar adalah kegigihan untuk berada di jalan yang Allah sukai.
Ada beberapa sikap sabar yang bisa kita latih saat diuji dengan sakit atau kemalangan.
PERTAMA, sikap selalu berprasangka baik kepada Allah. Diawali dgn menyadari sepenuhnya bahwa hidup ini dan apa yang kita miliki bukanlah milik kita melainkan milik Allah. Mau diambil kembali atau tidak oleh-Nya itu hak Dia. Kita patut menyadari bhw setiap derita yang kita alami, pada hakikatnya sudah diukur oleh Allah. Sikap sadar tsb akan berbuah keyakinan. YAQIN bhw Allah tdk akan menimpakan suatu kejadian bila tdk ada hikmahnya. Sehingga kita terpanggil utk menginstropeksi diri.
KEDUA, yang harus kita kesuai yaitu sikap menerima ketentuan Allah. Tidak berkeluh kesah, karena itu adalah tanda-tanda dari ketidaksabaran. Dan karena kurang bisa menerima ketentuan Allah, membuat diri menjadi lemah tdk berdaya. Oleh karena itu, betatapun parahnya sakit/kemalanagan yang menimpa kita, berusahalah utk tegar menjalaninya.
KETIGA, dengan merenungkan hikmah sakit/kemalangan, selain sbg sarana introspeksi diri juga sbg penggugur dosa spt gugurnya daun dari pepohonan.
Saudaraku, sesungguhnya hidup bahagia, tenang lahir batin, mudah mendapatkan pertolongan Allah, dan kemampuan utk dekat kepada-Nya, hanya dimiliki org-org yg sabar. Untuk itu, jadikanlah sabar sbg penolong kita seperti halnya solat yg kita kerjakan. Insya Allah kita akan mampu bersikap tegar menghadapi sakit/kemalangan seberat apapun.
Wallahu a’lam bisshowab.


Posting Komentar